
Investasi kini menjadi pilihan untuk mempersiapkan masa pensiun di kemudian hari. Investasi juga menjadi salah satu kunci kekayaan seseorang. Karena dengan berinvestasi, kita bisa membuat uang untuk bekerja juga untuk kita. Sehingga bukan hanya kita saja yang capek-capek bekerja keras demi memperoleh pundi-pundi uang.
Secara sederhana, investasi bisa diartikan sebagai kegiatan
penanaman modal untuk memperoleh keuntungan. Tempat kita menanamkan modal agar
memperoleh keuntungan-pun sudah beragam. Saat ini kita bisa menginvestasikan modal
yang kita miliki keberbagai aset, seperti: saham, reksadana, emas,crypto,
properti, dan yang lainnya.
Salah satu aset yang cukup usang, namun tetap eksis hingga
sekarang adalah properti. Berinvestasi kedalam bentuk properti memang membutuhkan
modal yang cukup besar, namun akan setimpal dengan keuntungan yang diperoleh. Investasi
di bidang properti juga dipercaya memiliki resiko yang cukup kecil, karena
harga yang cenderung stabil bahkan terus meningkat tiap tahunnya.
Disisi lain, perawatan yang dibutuhkan juga terbilang sedikit.
Sehingga banyak orang yang tertarik untuk menginvestasikan modal yang
dimilikinya ke dalam bentuk properti. Meskipun terlihat mudah, ada beberapa hal
juga yang harus diperhatikan jika kita ingin sukses berinvestasi ke dalam
bentuk properti. Sehingga kita bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
Tertarik berinvestasi di bidang properti? Baca artikel ini
sampai selesei biar investasimu makin untung.
Apa sih investasi properti itu?
![]() |
| Photo by Tierra Mallorca on Unsplash |
Investasi properti adalah pembelian properti, seperti:
tanah, rumah, apartemen, dan yang lainnya. Bertujuan untuk memperoleh return of investmen (ROI) dengan cara menjualnya di kemudian hari,
menyewakannya atau keduanya. Properti tersebut
bisa dimiliki oleh investor kelompok, perorangan atau sebuah
korporasi/perusahaan.
Istilah investasi properti juga bisa digunakan untuk
menggambarkan seseorang yang memiliki aset properti hanya untuk mendapatkan
apresiasi, sebagai wujud seni, atau hanya sebatas koleksi. Jika dilihat dari
jangka waktu yang dibutuhkan. Investasi properti ini bisa termasuk kedalam investasi
jangka panjang dan investasi jangka pendek.
Kita dapat menentukan jangka waktu yang kita inginkan sesuai
dengan kebutuhan investasi. Perlu dicatat, bahwa properti yang digunakan
bukanlah properti utama yang kita miliki. Dengan kata lain, jika kita ingin
berinvestasi ke dalam bentuk properti. Pastikan kebutuhan kita akan tempat
tinggal sudah bisa terpenuhi.
Tips sukses investasi properti

Ketika kita ingin memulai investasi properti, ada beberapa
hal yang harus kita pahami agar bisa memperoleh hasil yang maksimal. Karena investasi itu tidak seperti judi yang hanya asal menebak siapa yang menang dan
kalah. Jika hasil tebakan benar akan memperoleh keuntungan. Tidak..tidak
sesimpel itu. Kita harus memahami beberapa faktor yang menjadi pertimbangan,
agar investasi kita cuan maksimal.
1. Mempersiapkan modal
![]() |
| Perlu modal yang besar sebelum serah terima kunci |
Ketika kita ingin berinvestasi dalam bidang properti,
pastikan modal yang kita miliki cukup. Investasi properti membutuhkan modal
yang cukup besar. Maklum saja, harga aset properti kini harganya gila-gilaan. Untuk
harga tanah berada di kisaran Rp 300.000 – 600.000an tergantung lokasi. Disisi lain,
ada beberapa biaya yang harus kita gelontorkan agar bisa berinvestasi properti.
Biaya-biaya yang dibutuhkan dimuka, antara lain: biaya tanda
jadi, biaya uang muka, dan biaya angsuran. Meskipun bisa diangsur, bukan
berarti biaya yang dibutuhkan sedikit. Sebagai gambaran, rumah dengan harga 200
jutaan saja biaya angsuran per bulannya bisa mencapai 2 juta. Penentuan biaya
angsuran ini tentunya tergantung dari tenor dan uang muka yang kita bayarkan.
2. Menentukan lokasi yang strategis
![]() |
| Pemilihan lokasi menentukan keuntunganmu |
Selain modal yang harus kita siapkan, pemilihan lokasi
properti juga menjadi faktor utama. Bisa dibilang, investasi properti kita mau
untung atau buntung tergantung dari lokasinya. Lokasi yang strategis akan
membuat para calon customers kita tertarik untuk ikut serta berinvestasi di
korporasi yang kita miliki atau berniat untuk membelinya. Sehingga kita
memudahkan kita untuk menjualnya dikala target kita dalam berinvestasi sudah
terpenuhi.
Lokasi yang strategis biasanya dipilih dengan
mempertimbangkan beberapa faktor, seperti: akses transportasi, akses rumah
sakit, akses tempat hiburan, dan yang lainnya. Intinya memudahkan penghuni
untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Disisi
lain, pemilihan lokasi juga berdampak pada harga jual dari properti yang kita
miliki. Semakin strategis lokasinya, semakin mahal pula harganya. Sehingga keuntungan
yang bisa didapatkan jauh lebih maksimal.
3. Pilih pengembang yang terpercaya
![]() |
| Pastikan pilih pengembang dengan kredibilitas tinggi |
Modal yang akan kita gelontorkan untuk berinvestasi properti
tidaklah sedikit. Mengingat keuntungan fantastis yang bisa dihasilkan, membuat
investasi properti ini rawan investasi bodong. Sehingga bagi kita para pemula
yang baru ingin memulai investasi, penting sekali untuk memilih pengembang
properti yang terpecaya.
Agar kita lebih yakin lagi, jangan lupa untuk cek track record dari pengembang yang akan
kita pilih. Sehingga kita bisa dengan tenang menggelontorkan dana yang banyak
untuk berinvestasi di bidang properti. Langkah ini juga bertujuan untuk membuat
keuntungan dari investasi kita meningkat. Karena biasanya calon pembeli juga
akan mengecek pengembang dari properti kita coba jual dikemudian hari.
4. Pantau harga pasar
![]() |
| Perhatikan harga properti di pasaran |
Membeli properti untuk kita investasikan itu tidak seperti
membeli kacang goreng. Ketika kita ingin beli, kita bisa membeli esok hari. Bisa
sihh kayak gitu juga, tapi eh tapi kan untungnya jadi dikit atau malah merugi. Tips
penting agar investasi properti kita berbuah manis adalah rutin memantau harga
pasar. Dengan begitu kita bisa mendapatkan properti dengan harga terbaik. Syukur-syukur
dengan harga murah.
Cara yang bisa kita lakukan untuk memantau harga pasar ada
dua, yaitu: melakukan riset di internet atau riset secara langsung. Proses ini
bisa panjang dan memakan waktu. Perlu kesabaran extra agar usaha kita untuk
menginvestasikan modal ke dalam bentuk properti bisa maksimal. Jadi jangan
terburu-buru kalau mau beli properti!
5. Perhatikan background story
![]() |
| Cerita selalu memiliki efek magis |
Tips terakhir adalah perhatikan cerita dibalik sebuah
properti yang ingin kita beli. Jangan mudah tergiur melihat properti dengan
harga jauh di bawah pasaran. Kita juga perlu melakukan cek secara mendalam. Karena
bisa jadi, properti yang dijual dengan harga murah meriah tersebut menyimpan
cerita kelam di baliknya. Entah itu cerita ketika ditinggali atau cerita ketika
pembangunan.
Masih ingat denga cerita Whaley House? Salah satu rumah
dengan cerita seram yang ada di dunia. Kisah seram rumah tersebut bermula
ketika sang pemilik Thomas Whaley membeli tanah bekas tempat penggantungan dan
pemakaman masal. Alhasil ketika rumah dibangun banyak kejadian mistis yang
dialami. Pasti gak mau kan, kalau properti yang kamu beli menyimpan segudang
cerita mistis. Siapa coba yang mau beli dikemudian hari?
Meskipun keuntungan yang dijanjikan sangat menggiurkan ketika berinvestasi di bidang properti. Tapi bukan berarti investasi ini tidak memiliki sisi yang kerugian. Berikut gambaran keuntungan dan kerugian investasi di bidang properti.







0 Komentar
Apakah artikel tersebut membantu kamu?